Diakah pasangan idealmu:

(Senin, 17 Desember 2007)


Pasangan asmara yang ideal tentunya adalah yang dapat memenuhi kebutuhan kamu. Misalnya saja kamu menyukai kehidupan glamor maka pasangan yang ideal adalah yang bisa melimpahi kamu dengan materi. Namun sebenarnya hal ini adalah faktor yang terlihat di permukaan saja. Ada hal-hal lain yang perlu kamu pertimbangkan dalam memilih pasangan hidup:

1. Tulus hati dan jujur
Perhatian yang diberikan kepada kamu bukanlah pura-pura atau berdasarkan pamrih. Kamu juga bisa yakin bahwa dia .jujur pada dirinya sendiri, kamu dan orang-orang di sekitarnya. Agar ia bisa jujur tampilkan dirimu apa adanya, jangan terlalu banyak memoles diri. Dengan demikian pasangan kamu akan memnunjukkan dirinya yang sebenarnya.

2. Bisa menghargai perbedaan
Dia tetap bisa menghargai keputusanmu meskipun kamu memiliki cara pandang yang berbeda dengannya.


3. Kematangan dan tanggung jawab
Tanda-tanda seseorang telah mencapai kematangan pribadi adalah bila seseorang bersedia membantu memcahkan masalah, tidak ingkar janji. Bila dia tidak memiliki kematangan dan tanggung jawab, kamu akan merasa tidak nyaman disampingnya.

4. Punya kepercayaan diri
Ia tidak mudah terombang-ambing, tidak gampang tersinggung, dan tidak menganggap dirimu sebagai ancaman. Jika pasanganmu tidak punya rasa percaya diri, akan sulit bagi Anda untuk sejalan dengannya dalam banyak hal.

5. Terbuka secara emosional
Dia mau berbagi perasaan baik ketika senang ataupun susah. Keterbukaan emosional menandakan pula bahwa ia mempercayai kamu dan merasa nyaman di dekatmu.

6. Memiliki perhatian
Perhatian bisa melanggengkan hubungan asmara. Tapi jangan kamu saja yang terkagum-kagum dengannya. Dia pun harus memiliki perasaan yang sama padamu.

Next...

Posted in Label: 0 Komentar Nih.. Di Polah by Wisnu Parlevi Akbar di 10.34  

MANAJEMEN PERSONALIA

(Rabu, 12 Desember 2007)


MANAJEMEN PERSONALIA (SUMBER DAYA MANUSIA) Menguraikan pengetahuan mengenai perencanaan, pengadaan dan pengembangan tenaga kerja serta peningkatan semangat kerjanya agar mencapai prestasi yang optimal. Uraian dilengkapi dengan contoh kasus yang perlu diketahui oleh para manajer maupun calon manajer personalia dengan maksud agar terbuka wawasannya terutama dalam membangun semangat kerja karyawan. Materi kursus disajikan dalam empat modul yang saling menunjang.

MODUL I. DASAR-DASAR MANAJEMEN PERSONALIA
Topik yang dibahas dalam modul ini antara lain: • Pengertian dan fungsi Manajemen Personalia serta hubungan antara Departemen Personalia dengan departemen lain. • Pemahaman struktur organisasi yang antara lain meliputi konsep departementasi, rentang kendali, delegasi dan desentralisasi; serta fungsi lini dan staf dari bagian Personalia. • Pengertian tentang analisis pekerjaan, uraian pekerjaan dan spesifikasi pekerjaan yang dibuat sebagai pedoman dalam penempatan tenaga kerja. • Pengertian perencanaan tenaga kerja termasuk tahapan proses penyusunannya, dan peramalan tentang kebutuhan tenaga kerja di waktu yang akan datang.
MODUL II. PENGADAAN dan SELEKSI TENAGA KERJA
Topik yang dibahas dalam modul ini meliputi: • Pemahaman tentang berbagai sumber dan metode pengadaan tenaga kerja. • Pengertian tentang seleksi dan pelaksanaan seleksi yang meliputi unsur utama seleksi dan sistem seleksi yang efektif dalam mendukung pengadaan tenaga kerja. • Pemahaman mengenai alat testing, konsep dasar tes, berbagai jenis tes yang biasa dilakukan dalam seleksi tenaga kerja dan tingkat validitasnya. • Cara penempatan tenaga kerja baru dan program orientasi bagi karyawan baru untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sosial dan lingkungan kerja yang baru agar tercapai efisiensi kerja dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.
MODUL III. SISTEM IMBAL JASA dan INSENTIF
Topik yang dibahas dalam modul ini antara lain: • Pengetahuan tentang penilaian karya, keuntungan dan kesalahan dalam penilaian karya dan tindak lanjut dari penilaian karya itu sendiri. • Penyusunan sistem kompensasi, berbagai faktor yang mempengaruhi tingkat imbal jasa dan evaluasi jabatan bagi karyawan. • Berbagai jenis insentif yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan menghasilkan pekerjaan dan fasilitas-fasilitas yang diberikan bagi semua karyawan. • Empat teori motivasi (Abraham H Maslow, Douglas Mc Gregor, Frederick Herzberg dan Hackman & Oldham) serta penerapannya dalam praktik.
MODUL IV. PENGEMBANGAN KARYAWAN
Topik yang dibahas dalam modul ini antara lain: • Pengertian tentang maksud pelatihan dalam organisasi, cara menentukan kebutuhan pelatihan sampai dengan pelaksanaan pelatihan dan evaluasinya. • Pemahaman tentang penilaian karya manajer sehingga dapat diketahui potensinya untuk dikembangkan lebih lanjut melalui pelatihan baik yang diselenggarakan di tempat kerja atau di dalam kelas. • Hubungan perburuhan seperti berbagai jenis serikat buruh, perundingan kerja sama antara perusahaan dan serikat buruh, menangani keluhan karyawan, menciptakan suasana berdisiplin dan tindakan disiplin bagi pelanggar peraturan. • Perencanaan karier karyawan yang dimulai dari daur karier, berbagai faktor yang mempengaruhinya, tinjauan karier dari sisi perusahaan sampai dengan saat pemisahan karyawan.
SUPERVISI TENAGA KERJA Memberikan dasar dan pedoman bagi supervisor/manajer tentang bagaimana menggerakkan, memotivasi karyawan agar dapat bekerja dan berprestasi dengan baik, efisien serta mencapai harmoni dalam perusahaan serta kepuasan kerja bagi pimpinan maupun bawahan. Materi kursus disajikan dalam tiga modul yang saling menunjang.
MODUL 1. PERAN dan KEPEMIMPINAN SUPERVISOR
Topik yang dibahas dalam modul ini antara lain: • Beberapa istilah penting dalam teori organisasi/manajemen. • Fungsi dan tanggung jawab supervisor dalam aktivitas manajemen, macam kegiatan supervisor, sifat dan keterampilan yang harus dimiliki supervisor serta beberapa sebab kegagalan supervisi. • Teori kepemimpinan yang meliputi ciri dan tanda pemimpin yang efektif, macam-macam tipe kepemimpinan beserta penerapannya.
MODUL II. KOMUNIKASI dan MOTIVASI YANG EFEKTIF
Topik yang dibahas dalam modul ini antara lain: • Teori Komunikasi yang meliputi arti dan tujuan berkomunikasi, saluran komunikasi, type komunikator, faktor penghambat komunikasi dan cara mengatasinya. • Teori Hubungan Manusiawi (Human Relation) yang meliputi pemahaman konsep hubungan manusiawi dan prinsip melaksanakan hubungan manusiawi. • Teori Motivasi yang meliputi Teori Motivasi dari Abraham H. Maslow, Douglas Mc Gregor, Frederick Herzberg serta penerapannya untuk memotivasi bawahan. • Teknik pembinaan disiplin bawahan yang meliputi pengertian disiplin, menciptakan suasana disiplin, perangkap disiplin dan cara menghindarinya, macam-macam tindakan disiplin.
MODUL III. PEMBINAAN dan PENGEMBANGAN TENAGA KERJA
Topik yang dibahas dalam modul ini antara lain: • Pemahaman tentang dinamika kelompok dalam organisasi yang meliputi pembahasan tentang jenis kelompok, persaingan antar kelompok, beberapa pedoman dalam menangani kelompok. • Pengadaan dan pengembangan tenaga kerja yang meliputi pembahasan tentang proses pengadaan tenaga kerja, peran supervisor dalam pengadaan tenaga kerja, peran supervisor dalam orientasi dan pelatihan, manfaat pelatihan bagi supervisor dan karyawan yang dilatih, sebab-sebab kegagalan pelatihan. • Penilaian karya yang meliputi pembahasan tentang metode penilaian karya, kesalahan penilaian karya dan cara mengatasinya dan kelanjutan penilaian karya. • Manajemen konflik dalam organisasi atau perusahaan yang meliputi pembahasan tentang sebab timbulnya konflik, pedoman menyelesaikan konflik. • Manajemen perubahan dalam organisasi atau perusahaan yang meliputi pembahasan tentang sebab-sebab timbulnya perlawanan terhadap perubahan, cara menghadapi perlawanan terhadap program perubahan, teknik mengurangi perlawanan terhadap program perubahan.

Next...

Posted in Label: 2 Komentar Nih.. Di Polah by Wisnu Parlevi Akbar di 22.07  

Bowling Etam

Search YouTube

 
Copyright 2005-2007. Hello Wiki designed by wiznu farlevi, Blogger Templates by Blog Tutorial.